5 Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan Saat Belajar Bahasa Arab

Ahmad Aldy

kesalahan belajar bahasa Arab
Kelas Bahasa Arab ‘Ammiyyah

Kesalahan belajar bahasa Arab sering dilakukan pemula tanpa disadari, padahal bisa menghambat kemajuan.

Berikut ini adalah 5 kesalahan umum yang sering terjadi saat memulai belajar bahasa Arab, lengkap dengan solusi agar kamu bisa belajar dengan lebih efektif.

1. Terlalu Fokus pada Tata Bahasa (Nahwu-Sharf) Tanpa Latihan Praktis

Kesalahan:
Banyak pemula yang terlalu asik dalam memahami teori nahwu dan sharf, tapi lupa untuk melatihnya dalam percakapan sehari-hari atau membaca.

Solusi:
Seimbangkan belajar teori dan praktik. Baca teks pendek, dengarkan audio, mengajak teman berbicara dengan bahasa Arab, atau buat kalimat sederhana dari aturan yang baru kamu pelajari.

2. Tidak Konsisten Belajar Setiap Hari

Kesalahan:
Belajar hanya saat sempat atau menunggu “mood”, padahal bahasa adalah keterampilan yang harus terus diasah dengan menjalani latihan yang rutin.

Solusi:
Buat jadwal harian, cukup 10 sampai 15 menit. Konsistensi lebih penting daripada durasi lama tapi jarang.

Daripada waktu luang terbuang sia-sia, lebih baik gunakan waktu itu untuk mempelajari sesuatu yang membawa manfaat kedepannya. Salah satunya adalah mempelajari bahasa.

3. Mengabaikan Kosakata Sehari-hari

Kesalahan:
Langsung mengejar kata-kata yang jarang dipakai, padahal belum menguasai kosakata yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari.

Solusi:
Mulailah dengan kosakata dasar seperti salam, perkenalan, angka, barang yang ada di sekitar, dan aktivitas harian. Bangun pondasi dulu, baru naik ke tingkat berikutnya.

4. Takut Salah Bicara atau Menulis

Kesalahan:
Rasa takut salah membuat banyak pelajar tidak berani mencoba berbicara atau menulis menggunakan bahasa Arab.

Solusi:
Salah ketika belajar itu wajar! Semakin banyak kamu praktik, semakin cepat kamu belajar. Gunakan aplikasi, komunitas online, atau partner belajar.

5. Tidak Memahami Perbedaan antara Fusha dan Amiyah

Kesalahan:
Mengira semua bahasa Arab itu sama, padahal ada perbedaan besar antara fusha (resmi) dan amiyah (sehari-hari).

Solusi:
Pelajari dasar fusha terlebih dahulu, lalu kenali amiyah sesuai kebutuhanmu (seperti amiyah Mesir, Levant, dll).

Kesimpulan:

Menghindari kesalahan di atas bisa mempercepat proses belajarmu. Ingat, belajar bahasa bukan sekadar tahu teori, tapi juga tentang kebiasaan dan keberanian untuk mencoba.

Bahasa merupakan keterampilan yang harus terus diasah dari waktu ke waktu, supaya bahasa yang dipelajari bisa melekat di dalam ingatan.

Kampus Bahasa Arab siap menemani proses belajarmu dengan metode yang praktis dan menyenangkan. Yuk, mulai belajar dengan cara yang benar!

Bagikan:

Platform Online Belajar Bahasa Arab No.1

Tags

Ahmad Aldy

Membahas bahasa Arab dan topik Islam dengan gaya santai dan mudah dipahami.

Baca Juga

Leave a Comment